Friday, April 5, 2013

Tips Membuat Donat

Hai para pembaca,,kali ini dita akan berbagi sedikit tips bagaimana cara membuat donat yang baik dan tentunya akan menghasilkan donat yang bertekstur empuk dan berwarna agak kecoklatan.
berikut tipsnya,semoga bermanfaat






  • Pemakaian gula dalam adonan donat jangan sebanyak adonan roti manis karena jika adonan terlalu manis pada saat digoreng maka apinya harus dikecilkan sehingga waktu  menggoreng lebih lama dan hasilnya pun lebih berminyak.
  • Jangan terlalu banyak uap di dalam lemari fermentasi (proofing box)karena akan timbul gelembung-gelembung pada donat saat digoreng
  • Minyak yang dipergunakan untuk menggoreng donat sebaiknya minyak goreng padat agar permukaan donat yang telah selesai digoreng menjadi kering.
  • Saat akan menggoreng donat minyak sudah dalam keadaan panas
  • Jika adonan donta belum membentuk lingkaran di sekeliling permukaan donat,berarti donat belum saatnya di goreng.jadi,adonan harus didiamkan kembali,sebab donat yang mengembang dengan baik akan memiliki lingkaran tersebut.
  • Donat jangan sering di bolak balik ketika di goreng agar garis lingkaran putih di permukaan donat tidak hilang
  • Adonan jangan terlalu lama didiamkan (over proof) karena saat adonan diangkat,akan turun dan meninggalkan bekas di tangan kita. selain itu,donat pun akan lebih berminyak(menyerap minyak) stelah digoreng.

Yeast (Ragi)

Hai para pembaca, kali ini kita akan membahas tentang yeast atau yang biasa kta sebut dengan ragi,
yeast berfungsi mengembangkan adonan,memudahkan pembentukan gluten,dan memberikan aroma pada roti ,di pasaran ada 3 macam yeast yg digunakan sebagai bahan bakery,diantaranya adalah sebagai berikut.
1) Compressed yeast ( ragi basah)
yeast jenis ini harus disimpan dlm lemari es.Cara pemakaian compressed yeast dapat langsung dicampur dengan tepung.
compressed yeast



2) Coral Yeast (ragi butiran)
Cara pemakaian coral yeast harus di rendam terlebih dahulu dalam air hangat (-+40○ C).Coral yeast sebaiknya disimpan di tempat yang kering dan dingin.
coral yeast/active dry yeast




perbedaan instant dry yeast dengan active dry yeast
3) Instan Yeast( ragi dadak)
Instant yeast bisa lsngsung dicampur dengan tepung.simpan instant yeast ditempat yang dingin dan kering.sebagai contoh jika anda tidak mempunyai ragi dadak,anda dapat menggantinya dengan ragi butiran atau ragi basah dengan perbandingan pemakaian 10 gr ragi dadak = 15-20 gr ragi butiran atau 25-30 gr ragi basah.
instant dry yeast


Di pasaran, terdapat 2 macam ragi dadak (instant yeast).
Diantaranya adalah sebagai berikut:
a)Ragi dadak untuk adonan yang gulanya lebih dari 10%(dari total tepung),seperti roti manis.
b)Ragi dadak untuk adonan yan gulanya kurang dari 10 %(total tepung),seperti roti tawar

Dalam industri  bakery,fungsi utama ragi dalam adonan adalah sebagai berikut.

  • Leavening agent(pengembang adonan). Ragi mengkonsumsi gula dan mengubahnya menjadi gas karbondioksida (CO2),sehingga adonan mengembang
  • Memproses gluten (protein pada tepung) sehingga dapat membentuk jaringan yang dapat menahan gas tersebut(maturating the doughgluten structure)
  • Menghasilkan flavor (aroma dan rasa) pada roti karna elama fermentasi ragi juga menghasilkan sejenis etanol yang menghasilkan aroma khusus.

Sunday, March 3, 2013

NYALE (Kuta-Lombok)

hai ,,para pembaca gimana nih kabarnya??
nah hari ini dita bakal sedikit cerita nih tentaang salah satu kuliner sasak,yaitu nyale,,
kayaknya banyak deh yang gatau apa si nyale itu...






bagi yang gg suka dimakan mentah,bisa diolah,,kaya gini nih contohnya



Nyale adalah sebutan masyarakat sasak lombok untuk binatang laut yang satu ini,bentuknya seperti cacing,banyak juga yang menyebutnya cacing karang..nyale ini ada setiap satu tahun sekali pada saat akhir akhir musim hujan,nahh dibalik binatang kecil berbentuk cacing ini ternyata ada kisahnya loh,,ini adalah lagenda masyarakat sasak yang ada di lombok .
ini ada beberapa foto si nyale dan dita waktu nyoba untuk mengkonsumsi nyale ini.
Nyale ternyata mengandung protein yang lebih tinggi dibandingkan semua daging,malah melebihi kepiting loh,,nyale biasa dikonsumsi mentah,atau diolah,misalnya di tumis,dibuat pepes,atau dibuat opor,,hmmm,,gimana?? mau nyobaa??
tapi sebelumnya dita pengen cerita neh..
pada mau tau ceritanya gak nihh?????
dita ceritain yahh!

jadi ceritanya pada jaman dahulu kala,ada seorang putri raja yang sanggaaaatt cantik dan baik hati yang bernama "Putri Mandalika",saking cantiknya dia pun menjadi rebutan para raja yang ada di pulau lombok,.
kecantikannya menjadi perdebatan di seluruh pelosok negeri,banyak raja yang ingin menjadi pendampingnya,tetapi putri mandalika tetap saja menolak.
suatu hari seorang raja ingin melamarnya,lalu berita itu di dengar oleh raja raja lain yang juga telah jatuh hati pada putri mandalika,
mereka pun berkelahi dan ingin membunuh satu sama lain karena takut jika putri mandalika jatu ke tangan salah satu dari merek,mereka berjuang untuk diri mereka masing masing,,tetapi sebelum pertumpahan itu terjadi,Putri mandalika memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari atas tebing pantai..
Ia berkata pada seluruh rakyat yang menyaksikan,dan semua raja yang akan bertarung untuknya

"aku tidak mau ada nyawa yang hilang percuma, hanya karena kecantikanku,biarlah aku mati di laut ini dan aku akan merubah wujudku menjadi cacing karang yang indah sehingga semua orang bisa menikmati diriku"

setelah sang putri mengatakan hal tersebut,ia pun melompat dari atas tebing,
dan benar,,ia pun menjelma menjadi cacing cacing kecil berwarna warni,yang saat ini dikenal sebagai Nyale,,jelmaan dari seorang putri nan cantik Putri Mandalika.

nahhhh,,,kira kira begini nih dongengnya,,dulu waktu masih kecil dita sering di dongengin sama "papuk nine" dalam bahasa sasak yang artinya nenek perempuan.

okedeh sekian dulu ya semoga para pembaca menikmati ceritanya. :)



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...